MENULIS PART 1
Menulislah dan Teruslah Menulis
Menulislah dan Teruslah Menulis
==========================

Dikomunitas ini kami semua belajar menjadi Penulis yang hebat. Menulis dari hal yang sangat sederhana, hal terdekat dan sebisa mungkin menulis disetiap waktu. Luar biasa bukan?
Saya adalah salah satu peserta dari Belajar Menulis Buku Gelombang ke 5. Dan saya berharap bisa menjadi salah satu orang sukses karena bisa menulis.
Menulis adalah kegiatan yang sangat menyenangkan, menulis adalah proses dari sebuah pengalaman, karena menulislah banyak orang ingin mengetahui banyak hal tentang sesuatu. Dan pastinya menulis dapat terlaksana dengan banyak membaca. Membaca tidak harus menbaca yang tersurat, membaca hal yang tersiratpun akan menghasilkan karya hebat yang luar biasa dan menyentuh bagi yang membacanya.
Menurut Bapak Wijaya Kusuma yang akrab dipanggil dengan OM JAY:"
Banyak orang belum menulis dengan hatinya. Wajar saja kalau belum menyentuh hati pembacanya. Tulisannya hanya dilewati pembaca.
Kita menulis untuk dibaca oleh orang lain. Kita menulis agar pesan penulis sampai ke lubuk hati pembaca yang terdalam. Menulis dengan hati adalah salah satu rahasia kesuksesan menulis. Sayangnya, belum semua dari kita menulis dari hatinya. Sehingga belum berhasil mempertemukan hati penulis dan pembaca. Oleh karena itu, menulislah dari hatimu. Tak lama kemudian akan kau dapatkan pembaca setia tulisanmu.
Banyak orang belum menulis dengan hatinya. Wajar saja kalau belum menyentuh hati pembacanya. Tulisannya hanya dilewati pembaca.
Kita menulis untuk dibaca oleh orang lain. Kita menulis agar pesan penulis sampai ke lubuk hati pembaca yang terdalam. Menulis dengan hati adalah salah satu rahasia kesuksesan menulis. Sayangnya, belum semua dari kita menulis dari hatinya. Sehingga belum berhasil mempertemukan hati penulis dan pembaca. Oleh karena itu, menulislah dari hatimu. Tak lama kemudian akan kau dapatkan pembaca setia tulisanmu.
Itulah sekelumit cerita tentang saya hari ini. Tulisan ini terangkai bebas karena itulah yang terpikir. Yang artinya memikirkan sesuatupun bisa jadi tulisan.
Marilah kita biasakan menulis. Jika tidak suka membaca banyak buku sebagai modal utama menulis. Maka syukuri setiap perjalana hidup kemudian tulislah dalam pikiranmu dan rangkaialh dia dalam bahasa indahmu lewat alunan tulisan dan ketikan cantikmu. Menulislah maka engkau akan rasakan indahnya dunia.
(Lab. Komputer SMP Muhammadiyah 1 Jakarta)


